Ruang Belajar Yang Nyaman Untuk Anak

Agar anak dapat belajar efektif sebaiknya ruangan mendapatkan cahaya alami dan temperatur udara yang nyaman.
Sediakan perabot menarik yang sesuai dengan usia anak

Arsitek: Grha Arsitama
Lokasi: Rumah Tinggal di Lebak Bulus, Jakarta Selatan
Fotografer: Susilo Waluyo

Usahakan ruang hening untuk memudahkan anak berkonsentrasi dengan cahaya alami di siang hari.

Anak-anak usia sekolah mulai tingkat taman kanak-kanak (TK) hingga sekolah menengah, umumnya memiliki PR setiap hari yang harus dikerjakan. Karena itu sebuah hunian layak memfasilitasi anak-anak untuk bisa belajar di rumah dengan baik. Selain untuk membuat pekerjaan rumah, ruang belajar juga bisa digunakan anak-anak sebagai tempat membaca. Anak-anak membutuhkan sebuah ruang yang hening agar mudah berkonsentrasi.

Menyatu dengan Kamar Tidur

Ruang belajar disatukan dengan kamar tidur agar hemat tempat

Karena tuntutan kualitas keheningan itu, peletakan ruang belajar idealnya di ruang tersendiri dengan ukuran ruang mulai dari 2 x 2 m2. Tapi, untuk menghemat tempat, ruang belajar bisa disatukan dengan kamar tidur. Atau agar anak lebih rileks, boleh juga membuat ruang bermain (play room) sekaligus tempat belajar. Kini banyak rumah yang berkonsep rumah kantor (home office) alias sekaligus tempat kerja. Di ruang kerja itu kita juga bisa mengakomodasi tempat belajar anak. “Yang penting diperhatikan, anak tetap merasa nyaman dan mempunyai privasi sendiri,” kata Religiana H. Aziz, arsitek dari PT Grhacipta Arsitama Mandiri.

Cahaya Alami dan Temperatur Nyaman

Ruang kerja orang tua bisa berbagi tempat dengan ruang belajar anak

Agar anak dapat belajar efektif, pada siang hari sebaiknya ruangan memanfaatkan cahaya alami. Karena itu peletakan bukaan jendela dan ukurannya, tipe kaca serta faktor pembayangannya, penting diperhatikan. Posisi meja belajar sangat baik didekatkan dengan jendela.  Sesuaikan arah bukaannya dengan kebiasaan menulis anak. Contohnya, untuk anak dengan kebiasaan menulis di kanan sebaiknya jendela ada di sisi kiri agar tidak terjadi bayangan waktu menulis. Usahakan cahaya alami yang masuk tidak terlalu silau.

Pada malam hari, area ruang belajar sebaiknya mempunyai penerangan yang baik. Standar penerangan untuk belajar antara 200 – 300 lux. Tambahkan lampu belajar di atas meja belajar yang menyorot langsung ke area meja.

Faktor pengudaraan jangan sampai terlupakan. Usahakan ruangan mencapai temperatur yang nyaman, tidak terlalu dingin dan tidak panas. “Udara sangat berpengaruh terhadap konsentrasi anak. Kalau terlalu panas bisa membuat anak mudah capai, bila terlalu dingin anak akan tidak tenang,” jelas pengajar di Universitas Trisakti dan Bina Nusantara, Jakarta itu. Kenyamanan thermal rata-rata untuk daerah tropis berkisar antara 20-25 derajat celcius.

Warna Terang dan Netral

Warna putih untuk ruang belajar sangat baik karena bersifat terang dan netral. “Reflektansi warna putih tinggi, berbeda dengan warna-warna gelap yang menyerap sinar,” kata master arsitektur dari Universitas Trisakti itu. Namun, bisa juga digunakan warna pastel (muda) seperti merah muda, biru langit, hijau muda atau krem muda.  Untuk menambah aksen bisa diaplikasikan warna menyolok seperti merah atau oranye. Hanya, jangan terlalu banyak karena bisa membuat efek visual kurang nyaman.

Perabot

Perabot utama di ruang belajar adalah meja dan kursi. Sediakan rak untuk menempatkan buku-buku, peralatan tulis dan menggambar atau kesenian lainnya.  Penempatan rak sebaiknya mudah dijangkau dan tidak jauh dari meja belajarnya.

Untuk anak usia TK bisa ditambahkan sebuah sofa kecil yang empuk untuk rileks dan membaca. Dilengkapi meja dengan ketinggian rendah untuk membuat prakarya atau menggambar yang bisa dikerjakan sembari duduk di lantai.

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>