E House

Perfektif Depan

Karya: Septiyan Indra Wijaya & Erel Hadimuljono
Asal Kampus: Universitas Kristen Petra, Surabaya
Luas Tanah: 90 m2
Keterangan: Peringkat ke-7 dari 10 Terbaik Sayembara Desain Rumah Ramah Lingkungan 2009


Rumah ramah lingkungan untuk konteks urban ini dirancang berdasarkan konsep ekologis, ekonomis dan praktis.

Karya peserta dari UK Petra Surabaya ini mengedepankan konsep rumah ramah lingkungan dalam konteks lingkungan urban. Septiyan dan Erel mengidentifikasi peran pohon bagi lingkungan sebagai acuan untuk mendesain rumah, dengan alasan pohon adalah rumah ideal yang diciptakan oleh alam. Perannya mulai dari memproduksi bahan makanan, menyediakan cadangan air bahkan menyuburkan tanah di sekitarnya. Jadi, rancangan rumah diciptakan agar tidak merusak lingkungan sekaligus dapat berkontribusi pada alam khususnya ekosistem perkotaan.

Ecological, economical, easy

Desainnya diberi judul e. house yang mengandung konsep ecological, economical, easy. Pada prinsipnya rumah dirancang untuk menjembatani unsur ekologi, ekonomi dan kepraktisan.

Perfektif Depan

Unsur ekologis diwujudkan melalui desain rumah panggung dengan mengangkat massa bangunan utama agar tidak merusak tanah. Mengurangi penggunaan finishing dari bahan kimia yang merusak alam. Memaksimalkan penghawaan dan pencahayaan alami ke dalam bangunan dengan taman dalam dan skylight. Diciptakan juga void memanjang dalam bangunan agar beban panas bangunan dapat bergerak lancar. Diadakan lubang biopori untuk menambah daya serap tanah, serta pengolahan dan pemanfaatan kembali air hujan dan grey water.

Secara ekonomis rumah dirancang tampil sederhana (low profile) namun tetap memperhatikan unsur estetika. Penggunaan material dipilih yang ramah lingkungan. Pemilihan berdasarkan proses produksi material, proses konstruksi sampai sifat material apabila masa pakainya telah habis. Penggunaan material diupayakan yang murah dan berkualitas dengan pertimbangan harga konstruksi dan biaya operasional perawatan yang rendah.

Contoh, dinding dibuat tanpa finishing cat untuk mengurangi biaya. Aplikasi batu kerikil untuk lapisan carport dimaksudkan agar tidak perlu pengecoran. Sedangkan material dipilih hasil fabrikasi yang lebih efisien dalam proses pembangunan dengan mutu terjamin dan mudah perawatannya.

Konsep zoning

Pemisahan zoning dibedakan dengan elevasi bangunan. Area di lantai bawah yang didesain dengan banyak bukaan untuk ruang publik dan area servis. Zona yang membutuhkan tingkat privasi tinggi seperti kamar tidur diletakkan di lantai atas.

Terdapat juga konsep multizone, yakni peruntukkan zoning ganda pada bangunan. Area tersebut berupa courtyard di samping rumah. Pendaerahan tersebut bisa berubah dengan dinamis mengikuti kebutuhan ruang penghuni. Pada suatu waktu bisa difungsikan sebagai taman untuk menyalurkan hobi bercocok tanam, dapat juga menjadi perluasan ruang dalam untuk menggelar acara-acara atau tambahan carport.

Struktur ringan

Struktur utama berupa panggung rigid frame dengan konstruksi baja profil. Struktur tersebut lebih ringan dibanding struktur rumah konvensional dari dinding (bearing wall). Jadi, beban terhadap tanah lebih ringan serta luasan tanah yang dirusak dan digali untuk pondasi bisa diminimalisir.

Struktur lantai berupa beton prefabrikasi dan finishing plester halus. Penutup lantai lapisan dari limbah kayu pohon kelapa sawit. Struktur pengisi untuk dinding nonstruktural dari conblock. Conblock dipilih karena bisa dihasilkan dari pengolahan kembali puing-puing reruntuhan bangunan.

Sementara tampilan fasad diberi kulit bangunan kedua (secondary skin) untuk menahan sinar matahari. Strukturnya dari scaffolding dengan konstruksi aluminium. Ditambahkan shading dari material kayu bekas bekisting dikombinasi papan gelombang komposit.

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>