Interior: Fungsional dan Fashionable

Lokasi: Gandaria Heights Apartment
Luas: 64,8 m2 (net), 76 m2 (semi gross)
Desainer Interior: Alex Bayu dari Genius Loci
Fotografer: Susilo Waluyo

Mendandani interior apartemen dengan perabot trendi karya desainer terkemuka.

Tampil fashionable kini bukan hanya berlaku untuk cara berpakaian. Ruang interior juga bisa dikemas modis didukung desain perabot terkini karya desainer terkemuka. Bentuk-bentuk perabot terkesan tidak berlebihan namun memenuhi fungsinya dan tetap gaya. Seperti terlihat pada salah satu unit contoh dua kamar tidur di Apartemen Gandaria Heights berikut ini.

Apartemen dua menara yang dikembangkan Pakuwon Group ini berada di kawasan superblok Gandaria City (9 ha), Jl KH Syafi’i Hadzami, Gandaria-Jakarta Selatan. Bangunan yang terdiri dari 38 lantai itu berdampingan dengan Mal Gandaria City (88.000 m2), dan office tower 32 lantai.

Total unit apartemen yang dikembangkan sebanyak 680, mulai tipe 1 BR (bed room), 2 BR, 3 BR sampai 3 BR (loft).

Pesona Zeppelin di Meja Makan

Begitu melewati pintu masuk ruang ini paling pertama memikat pandangan. Ruang makan yang terlihat informal memanfaatkan salah satu sisi area dapur yang tidak luas. Komposisi perabot yang terdiri dari meja, kursi dan lampu gantung tampak memiliki kekhasan yang menarik.

Meja makan dihadirkan berbentuk persegi panjang dari bilah kayu gelondongan. Bentuknya yang tidak presisi dan tekstur kayu asli dibiarkan tampil alami. Daun meja yang terlihat kokoh dan berat itu ditopang kaki berbentuk kotak berlapis kaca cermin pada empat sisinya. Di ujung lain ditunjang dengan kaki berupa bidang kaca transparan. Sekilas meja seperti berdiri tanpa kaki sehingga memberi efek ringan.

Empat kursi bermerek karya desainer Italia ditempatkan di salah satu ujung meja. Bagian dudukan dan sandaran yang menyatu dibalut kain pelapis bermotif flora dengan paduan warna hitam putih. Senada dengan meja kursi juga terkesan melayang karena kakinya terbuat dari bahan plastik transparan yang berkualitas.

Ruang makan ini begitu tampak stylish dengan tambahan lampu gantung Zeppelin koleksi Flos (Italia) karya desainer Marcel Wanders. Pendaran cahaya kekuningan yang memancar lembut, memberi aksen elegan pada ruangan.

Dapur Putih

Area dapur diisi kabinet berbentuk L. Desainnya simpel dengan permukaan bidang polos dan licin berwarna putih. Tampak menyatu dengan permukaan meja dapur yang dipilih dari bahan granit putih. Salah satu kabinet difungsikan untuk menempatkan lemari pendingin sehingga tertata rapi. Yang menarik dihadirkan pula aksen dekoratif berupa bidang-bidang berlapis susunan kayu vertikal berwarna cokelat muda. Bentuknya yang sebangun dengan kabinet menciptakan komposisi yang menawan.

Dipan Gantung di Ruang Transparan

Ruang yang terbatas bisa berkesan luas dengan memberi batas yang transparan dan berdimensi tipis. Seperti terlihat pada ruang kerja yang sekaligus berfungsi sebagai ruang bersantai ini. Dua sisi ruang hanya dibatasi kaca transparan yang dihiasi sentuhan grafis berwarna hitam. Sisi dinding lainnya dilapisi kaca cermin.

Di depannya tampak dipan yang dirancang menggantung dengan bantalan yang menyambung membentuk bingkai. Bantalan berbentuk lengkung-lengkung berwarna putih itu juga ditembuskan melewati kaca pembatas hingga ke bagian atas koridor. Lantainya ditutup karpet berwarna putih. Sedangkan meja kerja berbentuk persegi panjang tampak mengisi penuh sisi ruang dekat jendela, dilengkapi sebuah kursi bergaya retro modern berwarna putih.

Simpel dan Hangat

Kamar tidur utama dihadirkan dengan simpel namun terkesan hangat. Nuansa hangat dipancarkan dari pilihan skema warna krem hingga cokelat muda. Aksentuasi warna terlihat dihadirkan lewat penempatan karpet hitam di bawah tempat tidur. Penutup lantainya disusun dari papan kayu laminasi berwarna cokelat muda.

Sebagian dinding yang melatarbelakangi tempat tidur, dilapisi wallcover berwarna krem dengan motif daun yang berwarna cokelat. Khusus dinding bagian bawah diolah agak masuk ke dalam dan diberi lapisan kaca cermin setinggi tempat tidur. Dinding di depan tempat tidur dimanfaatkan untuk lemari tanam dengan daun pintu geser dari kaca sandblast.

 

Kamar mandi di kamar tidur utama dilengkapi dengan bathtub, closet dan westafel. Dindingnya dilapisi kombinasi kaca cermin dan permainan keramik mozaik yang ditutupi dengan kaca bening di atasnya

Mix and Match di Ruang Keluarga

Sebagai tempat untuk berkumpul, ruang keluarga ini diciptakan dengan suasana yang rileks, melalui pemilihan desain perabot modern dipadu dengan aksesoris yang bernuansa natural. Terlihat kursi santai rendah koleksi Living Divani (Italia) karya P Lissoni yang terbuat dari kayu dan dudukan dari bahan sejenis kulit. Terdapat juga kursi panjang yang dipasang menggantung sepanjang dinding dekat jendela. Sebuah meja rendah seri butterfly, koleksi dari Zanotta (Italia), memberi aksen menarik di tengah ruang. Kaki-kaki meja kaca yang terbuat dari kayu dirancang menyerupai kerangka kupu-kupu. Ada juga olahan kayu gelondongan (log wood) yang bisa difungsikan sebagai tempat duduk atau tambahan meja.

Permainan dinding kaca transparan dan kaca cermin di salah satu sisi ruang keluarga tampak memberi efek yang menyegarkan pada ruang keluarga ini.           

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>